Selasa, 04 Oktober 2011 | By: Ishikawa

... Real Love ...

Sahutan ayam berkokok mulai terdengar di indera pendengranku , semua mahkluk hidup mulai beraktifitas menandakan sang fajar telah datang kepada diriku . Yah .., inilah saatnyah untuk aku bergegas dan sejenak membersihkan seluruh badan ku untukberangkat bekerja ke Rumah Sakit tempatku bkerja , Namaku adalah Reni aku seorang perawat di salah satu rumah sakit swasta di kota Jakarta .
            Aku memulai semua aktifitasku dngan selalu berpikir positif agar hasil yang aku dapatkan akan usahaku juga selalu positif .Hari-hari selalu aku kerjakan dengan sendiri di karenakan aku masih lajang atau velum menjadi milik orang lain . Yah.., rata-rata persentase waktuku aku habiskan di rumah sakit karena pekerjaanku memanglah seorang perawat .

            Pada suatu hari di rumah sakit tempatku bekerja sedang terjadi diadakan seminar untuk para Dokter ,jadi seluruh Dokter di rumah sakit itu sangat sibuk sekali sehingga sampai-sampai tidak ada satupun Dokter yang mampu melayani pasien . Suatu ketika datanglah seorang bapak tua dengan maksud untuk berobat , kemudian bapak itu berkata kepadaku . “ Nak , saya mau periksa luka saya nak “ , kemudian aku pun menjawab perkataan bapak tersebut : “ bapak ,maaf yah bapak para dokter sedang ada seminar bapak , jadi sekitar 1jam lagi bapak dari bisa di periksanya” . bapak itu pun menjawab kembali : “ ooh , iyah nak tidak apa-apa kalau begitu nak , biarkan saya menunggu ” . Lalu aku pun menjawab kembali : “iyah bapak ” . Setelah  melakukan perbincangan bapak tersebut langsung menunggu di ruang tunggu Dokter  , namun pada saat bapak tersebut dalam keadaan menunggu bapak tersebut selalu melihat jam yang berada di tangannyah seakan-akan ada yang dia kejar pada waktu itu  .
            Setelah beberapa lama aku melihati tingkah bapak tersebut , kemudian tanpa kompromi aku memutuskan untuk mendekatinyah . Dan setiba disampingnyah aku berkata kepada bapak tersebut : “ maaf bapak , dari tadi saya melihat bapak kok begitu gelisah bapak ..?? ” . Kemudian bapak tersebut berkata padaku : “ anak , sebentar lagi jam makan siang sudah tiba nak  maka aku harus bersegera pergi ke panti jompo untuk menemani istriku makan siang bersamanyah”. Lalu aku bertanya kembali : “ mengapa istri bapak bisa berada disana pak ? ” , dengan senyuman bapak ituh pun menjawab : “ Sebenarnyah istriku sudah tidak mengenal lagi diriku dari 5 tahun terakhir ini , tapi aku hanya ingin selalu menemaninya makan siang seperti 5 tahun sebelum semuanya terjadi dan dengan sedikit harapan dia bisa kembali mengingatku ” . Mendengar jawaban itu hatiku langsung terasa layu , mataku yang kering seperti padang pasir langsung berubah menjadi lautan yang berombak karena air mataku yang berjatuhan mendengarnya . Dalam perasaan yang galau aku bertanya kembali : “Bapak , kenapa bapak masih mau menemaninya pak sedangkan dia sudah tidak ingat lagi kepada bapak ? ” . Lagi-lagi bapak itu menjawab dengan senyuman manis dan memegang pundaku seraya berkata : “Nak , mungkin dia memang telah lupa kepadaku , tapi aku masih ingat pada dirinyah aku masih ingat dengan kasih saying yang dia berikan kepadaku sebelum dia merasakan semua itu nak .Jadi biarkan aku tetap mencintainya walaupun dia tidak dapat menyadarinya sekali pun ” .

           
            Jawaban itu memberikan arti kepada diriku tentang sebuah cinta , cinta sejati tidak membutuhkan uang , cinta senjati tidak juga membutuhkan waktu , tetapi cinta sejati membutuhkan sebuah pengorbanan yang besar yaitu pengorbanan jiwa dan raga seseorang J

( Original Roby )

0 komentar:

Posting Komentar